JAKARTA — Kepedulian terhadap korban bencana alam di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus meluas hingga melintasi batas negara. Sebuah gerakan akar rumput yang memanfaatkan ruang publik untuk menggalang bantuan dari wisatawan mancanegara mendadak tular dan menyita perhatian publik di media sosial.
Aksi solidaritas tersebut terekam dalam sebuah video yang diunggah oleh akun TikTok @tvrakyat.bahanobrolan (bersumber dari @tino.tonang). Dalam unggahan tersebut, terlihat sebuah kotak kardus sederhana diletakkan di tepi trotoar kawasan komersial yang ramai dilintasi pejalan kaki dan turis asing. Kotak tersebut bertuliskan pesan bahasa Inggris: "DONATION FOR FLORES VICTIMS".
Inisiatif ini sengaja dirancang menggunakan bahasa internasional agar memudahkan para wisatawan asing yang sedang berlibur untuk ikut menyalurkan bantuan finansial secara langsung.
"Aksi kebaikan tidak mengenal batas negara. Terima kasih untuk para wisatawan dan warganet yang terus mengalirkan kepedulian dan bantuan untuk saudara-saudara kita yang terdampak di Flores. Kebaikan sekecil apa pun sangat berarti," tulis narasi dalam unggahan yang tular tersebut.
Dorongan Solidaritas Organik
Penggunaan instrumen penggalangan dana langsung di titik keramaian wisata dinilai sebagai langkah adaptif masyarakat lokal dalam merespons krisis kemanusiaan. Selain mempermudah akses berdonasi bagi warga asing, aksi ini sekaligus meningkatkan kesadaran publik internasional mengenai situasi terkini di Flores.
Respons warganet di kolom komentar pun mendominasi dengan nada positif. Banyak pihak menilai bahwa empati atas musibah kemanusiaan tidak boleh terhalang oleh perbedaan kewarganegaraan maupun bahasa.
Gerakan swadaya ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak komunitas untuk menggalang bantuan, baik secara langsung di lapangan maupun melalui platform digital resmi, guna mempercepat pemulihan pascabencana di Flores.